Jumat, 26 Februari 2010

jeritan hati yang tak lagi terkendali

Aku kembali tenggelam
Dalam bayang bayangnya
Yang secara tiba tiba datang kembali
Menghiasi hidupku seperti dulu …

“Aku benci salah tingkah saat aku dan dia saling menyapa …
Aku benci tersenyum saat membaca pesan masuk darinya …
Aku benci tertawa saat dia mengatakan sesuatu hal yang lucu …
Aku benci berpura-pura marah saat dia selalu iseng mengangguku ....”

Tapi dalam ruang hampa
Aku bergumam pelan
Sembari menitikkan air mata sedikit demi sedikit
Berharap Tuhan dengar jeritan hati yang tak lagi terkendali ini …

Tuhan, bolehkan aku bertanya ?
Kalau aku mencintainya lagi, apa aku tidak akan tersakiti lagi seperti dulu ?

0 komentar:

Posting Komentar